Maka semalam saya pun cuti-pergi lah ke 'lot' bukan saya punya tetapi bapa mertua punya(hehe..) slashing sana sikit lepas tu tanam 5 pokok buah-saya pun penat(hehe...)
Dalam seronoknya saya kerja tu-terlintas di kepala otak saya adalah 'bilalah agaknya perintah mauk beri surat tanah yg 3 ekar ni ya?' ya lah kan sudah lebih 10 tahun kita sini-bila orang kampung bising2, mreka(orang2nya) bagitau 'jangan lawan perintah,hanya perintah saja yg dapat tolong kita' ah! saya pun diam takut. Jadi sampai skaranglah saya tidak dapat jual ini tanah 3 ekar kepada bank-kalau saya jual bank mauk ka? eheh...bukan tanah aku la...tapi tanah bapak mertua.
Saya percaya cakap2 macam itulah yang ada di kepala otak orang Asap. Jadi apahal perintah tidak mauk berik surat tanah itu? takut saya jual tanah itu? kalau saya jual pun perintah duli apa? sudah tanah itu saya punya..suka ati saya lah.Yang perintah datang tingok saya 4 tahun sklali tu ada saya bising? ada saya tidak puas hati? saya diam sajaklah.
Hari ini tadi pulak(27/3/2010) saya masih cuti,maka saya ikut kawan(Kulleh) ke ladang sawit Solid untuk tingok2 gengnya motong belian,sambil tingok2 kalau ada hutan yang boleh ditebang untuk tanam padi lepas tu tanam duit hehe...oh!! banyak tidak terkira hutan yang tunggu saya di sana.
Tapi saya takut-takut Land n Survey dan pulih datang kacau saya dudi hari-macam mana lah? aiya!! susah sangat lah macam ini. Kan bagus kalau Taib Mahmud tu bagi saja10 hekter NCR untuk orang Asap-bukan susah pun.Saya tauk dia tidak akan kaya bila dia beri 10 hekter tu selagi dia hidup di dunia ni tapi dia akan kaya bila dia 'kembali ke tanah' dudi hari kerana semua orang Asap akan doa untuk dia supaya Tuhan Allah ampunkan segala dosa2nya semasa dia hidup di dunia ini.
Dan saya pun pikir,mauk ke YB Belaga dan Hulu Rejang ni minta 10 hekter tu? hehe.....

Tiada ulasan:
Catat Ulasan